Manusia dibagi Kedalam 3 Tipe Tubuh
Yang Berbeda
Manusia memiliki bentuk dan tipe tubuh yang berbeda satu
sama lain. Perbedaan mencolok dapat dilihat antara pria dan wanita. Adalah
William H. Sheldon, seorang ahli psikologi di Amerika yang menggagas dan
memperkenalkan teori “somotype” yang membagi manusia ke dalam 3 tipe tubuh yang
berbeda. Teori Sheldon ini menjadi pedoman dalam penelitian tentang berat
badan, olahraga, dan bodybuilding.
Karakter tubuh setiap orang mungkin akan masuk kedalam
beberapa tipe yang ada, tidak hanya satu tipe saja. Sheldon membedakan tipe
tubuh ke dalam 3 kategori, yaitu: Ectomorph, Mesomorph, dan Endomorph.
Berikut ini adalah 3 tipe tubuh yang disebutkan:
Ectomorph
Ectomorph adalah bentuk tubuh yang kurus dan agak sulit
untuk membangun otot di tubuh semacam ini. Pertumbuhan berat badan dan otot
membutuhkan kesabaran karena memakan waktu lebih lama untuk mencapai dan sulit
untuk mempertahankannya.
Tipe ectomorph ini sangat ramping dengan hanya sedikit lemak
tubuh dan massa otot. Tipe tubuh ini cocok untuk menjadi atlet dengan keahlian
seperti lari maraton jarak jauh atau model. Tipe ectomorph harus memakan lebih
banyak kalori dalam diet untuk menambah berat badan.
Tips latihan: lakukan lebih banyak latihan beban untuk
membangun otot dengan sedikit repetisi dan beban yang berat. Waktu istirahat
harus cukup banyak, pisahkan waktu latihan 2 sampai 3 hari untuk istirahat
menuju latihan berikutnya.
Mesomorph
Ini adalah tipe tubuh idaman. Mesomorph adalah bentuk tubuh
yang atletis dengan tubuh padat dan berotot dengan tampilan yang kekar. Tipe
tubuh ini biasanya paling mudah membentuk tubuh dan mendapatkan massa otot
optimal.
Rekomendasi latithan: latihan beban sebanyak minimal 3 kali
per minggu dan aerobik setiap hari atau pada hari tertentu. Prioritaskan
latihan untuk mencapai tujuan Anda.
Endomorph
Karakter tubuh endomorph biasanya ditunjukan pada mereka
yang memiliki bentuk badan yang bulat, gempal dan biasanya bertubuh besar.
Orang dengan tipe tubuh ini sulit untuk menurunkan berat badan. Diet sehat dan
olahraga teratur sangat penting untuk dilakukan oleh orang yang memiliki tipe
tubuh ini. Porsi makanan harus lebih kecil dan lebih sering, tetapi dengan gizi
yang seimbang. Makan setiap 3 jam sekali atau sebanyak 6 kali sehari untuk
melancarkan metabolisme. Kurangi karbohidrat dan perbanyak protein dalam diet.
Rekomendasi latihan: latihan aerobik secara teratur seperti
berjalan kaki, jogging, bersepeda. Lari selama 30 menit per hari sebanyak 5
kali seminggu. Lakukan juga latihan beban secara rutin 4-5 kali per minggu
dengan istirahat yang cukup antar sesi latihan.
Sumber : duniafitnes.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar