Manusia dan Kebudayaan
Didalam kehidupan dan
keseharian manusia selalu lekat dengan kebudayaan. Didunia ini terdiri dari
sekian banyaknya manusia yang memiliki berbagai kebudayaan sesuai dimana tempat
iya tinggal.
Kebudayaan juga didapat
dari hasil turun temurun dari nenek moyangnya dulu sampai saat ini. Kebudayaan
itu mereka jaga dan lestarikan agar kebudayaan yang mereka punya tidak hilang
ditelan oleh zaman yang saat ini, untuk itu manusia mengajari dan memperkenalkan
kepada garis keturunan mereka tentang kebudayaan yang mereka miliki.
1.Hakekat Manusia
Pada dasarnya manusia
terlahir diberikan akal maupun pikiran untuk mereka gunakan dengan sebaik-baik
mungkin. Di Indonesia kita ini memiliki berbagai macam-macam budaya yang
meliputi tari-tarian, kesenian musik, batik dll. contoh adalah budaya betawi
yang memiliki kesenian tari ondel-ondel dan jaipong. Dan kebudayaan khas
indonesia yang baru saja dipatenkan adalah batik. Dari hal tersebut bangsa
indonesia menggunakan akal dan fikiranya dengan baik, agar kebudayaan asli dari
indonesia kita ini tidak di akui oleh negara lain.
2. Kepribadian
Bangsa Timur
Membahas tentang
kepribadian bangsa timur sangatlah beragam, dan mereka pada umumnya sangat
menjaga kekayaan alam yang mereka punya. Mereka juga menjaga peninggalan nenek
moyang mereka terdahulu. Contoh pada Negara jepang yang menyembah roh nenek
moyang mereka.
Ada yang unik dari Negara
jepang, yaitu cara menghormati orang saat bertemu ialah dengan membungkuk, dan
sambil menyebutkan arigato.
3.Bagan Psiko-Sosiogram
Manusia
Berikut ini merupakan
contoh dari bagan Psiko-Sosiogram manusia:
Nomor 7 dan 6 disebut
sebagai daerah tak sadar dan sub sadar. Tak sadar karena memang sudah tertanam
jauh di dalam diri manusia dan tak mampu disadari bahkan oleh manusia itu
sendiri. Sub sadar karena sewaktu waktu unsur unsur yang sudah tertanam bisa meledak
keluar lagi dan mengganggu kebiasaan sehari hari.
Nomor 5 disebut kesadaran
yang tidak dinyatakan. Maksudnya pikiran pikiran dan gagasan yang ada disimpan
sendiri oleh manusia tersebut dan tidak ada seorang lain pun yang dapat
mengetahuinya. Nomor 4 disebut kesadaran yang dinyatakan. kebalikan dari nomor
5, ini berarti manusia mengungkapkankepada orang lain apa yang ada di
pikirannya seperti perasaan, pengetahuan dan sebagainya.
Nomor 3 disebut lingkaran
hubungan karib. Di sini manusia memiliki seseorang atau sesuatu yang dianggap
bisa menjadi curahan hati dan tempat untuk meminta bantuan. Tidak selalu
manusia yang lain juga melainkan benda, atau makhluk hidup lain pun bisa berada
pada lingkaran ini. Nomor 2 disebut lingkaran hubungan berguna. Bisa dianalogikan
hubungan antara murid dengan guru, pedagang dan pembeli.
Nomor 1 disebut lingkaran
hubungan jauh yang berarti pikiran dan gagasan manusia tentang berbagai macam
hal. Nomor 0 disebut lingkungan dunia luar yang berarti tentang pendapat dan
pikiran seseorang tentang dunia atau daerah yang belum pernah dikunjungi atau
dijumpai.
4. Definisi
Kebudayaan
Berikut ini
definisi-definisi kebudayaan yang dikemukakan beberapa ahli:
1.Edward B. Taylor
Kebudayaan merupakan
keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan,
kesenian, moral, hukum, adapt istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang
didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat.
2.M. Jacobs dan B.J.
Stern
Kebudayaan mencakup
keseluruhan yang meliputi bentuk teknologi social, ideologi, religi, dan
kesenian serta benda, yang kesemuanya merupakan warisan social.
3.Koentjaraningrat
Kebudayaan adalah
keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka
kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan relajar.
4.Dr. K. Kupper
Kebudayaan merupakan
sistem gagasan yang menjadi pedoman dan pengarah bagi manusia dalam bersikap
dan berperilaku, baik secara individu maupun kelompok.
5.William H. Haviland
Kebudayaan adalah
seperangkat peraturan dan norma yang dimiliki bersama oleh para anggota
masyarakat, yang jika dilaksanakan oleh para anggotanya akan melahirkan
perilaku yang dipandang layak dan dapat di tarima ole semua masyarakat.
6.Ki Hajar Dewantara
Kebudayaan berarti buah
budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni
zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi
berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai
keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.
7.Francis Merill
- Pola-pola
perilaku yang di hasilkan oleh interaksi social
- Semua
perilaku dan semua produk yang dihasilkan oleh sesorang sebagai anggota
suatu masyarakat yang di temukan melalui interaksi simbolis.
8.Bounded et.al
Kebudayaan adalah sesuatu
yang terbentuk oleh pengembangan dan transmisi dari kepercayaan manusia melalui
simbol-simbol tertentu, misalnya simbol bahasa sebagai rangkaian simbol yang
digunakan untuk mengalihkan keyakinan budaya di antara para anggota suatu
masyarakat. Pesan-pesan tentang kebudayaan yang di harapkan dapat di temukan di
dalam media, pemerintahan, intitusi agama, sistem pendidikan dan semacam itu.
9.Mitchell (Dictionary of
Soriblogy)
Kebudayaan adalah
sebagian perulangan keseluruhan tindakan atau aktivitas manusia dan produk yang
dihasilkan manusia yang telah memasyarakat secara sosial dan bukan sekedar di
alihkan secara genetikal.
10.Robert H Lowie
Kebudayaan adalah segala
sesuatu yang di peroleh individu dari masyarakat, mencakup kepercayaan, adat
istiadat, norma-norma artistic, kebiasaan makan, keahlian yang di peroleh bukan
dari kreatifitasnya sendiri melainkan merupakan warisan masa lampau yang di
dapat melalui pendidikan formal atau informal.
11.Arkeolog R. Seokmono
Kebudayaan adalah seluruh
hasil usaha manusia, baik berupa benda ataupun hanya berupa buah pikiran dan
dalam penghidupan.
5. Unsur kebudayaan
Universal
Unsur Kebudayaan
Universal
Dari beberapa pendapat
yang ada tentang unsur kebudayaan universal, pendapat C. Kluckhohn yang sering
dijadikan sebagai referensi. Pendapat C. Kluckhohn tentang tujuh unsur kebudayaan merupakan hasil inti sari dari
pendapat-pendapat lainnya.
Dalam karyanya yang
berjudul Universals Categories of Culture, ia menjelaskan 7
unsur kebudayaan universal yang selanjutnya disebutcultural universals,
yaitu sebagai berikut.
1. Sistem kepercayaan (sistem religi)
2. Sistem pengetahuan
3. Peralatan dan
perlengkapan hidup manusia
4. Mata pencaharian dan
sistem-sistem ekonomi
5. Sistem kemasyarakatan
6. Bahasa
7. Kesenian
Urutan unsur-unsur
kebudayaan di atas menurut Koentjaraningrat didasarkan pada mudah atau susahnya
suatu unsur kebudayaan mengalami perubahan. Artinya, unsur kebudayaan yang ada
pada nomor urut pertama dianggap sebagai unsur kebudayaan universal yang
paling sulit berubah, sedangkan urutan yang terakhir merupakan unsur kebudayaan
yang paling mudah berubah.
Tiga Wujud Kebudayaan
Menurut Dimensi Wujudnya
Menurut J.J. Hoenigman,
wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak.
o Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.
o Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.
o Artefak (karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan.
Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.
o Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.
o Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.
o Artefak (karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan.
Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.
Study kasus : pada
pembahasan diatas, sedikitnya simpulkan tentang hakekat manusia adalah jagalah
kebudayaan bangsa sendiri dan jangan seperti kasus Negara kita ini dengan
Negara tetangga tentang kasus budaya batik yang memang asli dari Indonesia.
Tetapi Negara tetangga tersebut mengaku bahwa batik itu adalah budaya khas
Negara mereka, dan alhasil Indonesia meresmikan atau mematenkan batik adalah
budaya asli Indonesia dan membuat hari batik nasional.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar